Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pertama Kali Digelar, Bupati Takalar Targetkan Kehadiran ASN di Atas 95%

Iklan

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menargetkan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar mencapai lebih dari 95%. Target tersebut ditegaskan saat Pemkab Takalar pertama kali menggelar apel sore untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, Senin (10/8/2026).

Apel sore berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar setelah pelaksanaan salat Ashar berjamaah. Kegiatan ini diikuti pejabat administrator, pejabat pengawas, serta staf di lingkup Pemkab Takalar dengan Daeng Manye bertindak sebagai pembina apel.

Daeng Manye mengatakan apel sore menjadi salah satu cara untuk memantau kehadiran pegawai sekaligus mendorong perubahan pola pikir aparatur agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Apel sore ini dilaksanakan untuk mengetahui kehadiran pegawai. Saya yakin ada pegawai yang tidak hadir tadi pagi dan sore ini hadir. Mari kita mengubah pola pikir untuk terus mendisiplinkan diri dan menanamkan dalam diri kita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti kedisiplinan ASN dalam memenuhi kewajiban absensi. Dia meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan memastikan kehadiran pegawai tercatat dengan baik serta memiliki alasan yang jelas apabila tidak masuk kerja.

“Seminggu ke depan saya ingin melihat kehadiran dan absensi setiap organisasi, kecamatan, dan kelurahan. Untuk itu, kepada pimpinan masing-masing agar mengawasi absensi stafnya. Kehadiran harus di atas 95 persen,” ujar Daeng Manye.

Dia menegaskan, kedisiplinan pegawai berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak dapat memberikan pelayanan secara optimal apabila aparatur belum mampu menjalankan kewajiban kehadiran dan disiplin kerja.

“Bagaimana kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat kalau kita sendiri tidak disiplin? Ini yang harus kita ubah,” lanjutnya.

Untuk mencapai target tersebut, Daeng Manye meminta seluruh pimpinan OPD meningkatkan pengawasan terhadap staf masing-masing. ASN yang belum memenuhi ketentuan disiplin diminta mendapat teguran dan pembinaan agar kinerja aparatur semakin baik.

Daeng Manye juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin besar. Karena itu, seluruh ASN diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi agar tetap siap menjalankan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *