Sidrap – Seorang pria berinisial RU (31) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi setelah menebas seorang ibu rumah tangga berinisial JU (45) hingga tewas. Pelaku diduga tersinggung setelah ditegur korban karena menginjak tanaman cabai di kebun milik korban.
Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong mengatakan pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan sejak menerima laporan dari pihak keluarga korban.
“Kami berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga,” ujar Fantry kepada wartawan, Rabu (15/10/2025).
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, pada Selasa (14/10) sekitar pukul 11.30 Wita. Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya di area kebun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Tubuh korban ditemukan oleh anaknya di kebun dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas Fantry.
Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, petugas menemukan sejumlah petunjuk, termasuk sepeda motor yang diduga milik pelaku serta barang-barang lain yang mengarah pada identitas tersangka.
“Petunjuk mulai terbuka setelah tim menemukan sepeda motor yang ditinggalkan pelaku, alat pompa padi, serta sidik jari pada beberapa barang di sekitar TKP,” ungkapnya.
Berdasarkan temuan tersebut, polisi bersama warga melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di area perkebunan dan pegunungan di Kecamatan Pitu Riase pada Rabu (15/10).
“Pelaku ditangkap di area pegunungan saat bersembunyi dan diduga hendak melarikan diri lebih jauh,” paparnya.
Hasil penyelidikan sementara mengungkap motif pembunuhan dipicu rasa tersinggung. Pelaku disebut emosi setelah ditegur korban karena merusak tanaman cabai miliknya saat melintas di kebun.
“Motifnya karena tersinggung setelah ditegur korban akibat menginjak dan merusak tanaman cabai,” kata Fantry.
Selain itu, polisi menduga pelaku melakukan aksinya dalam pengaruh narkotika. Saat penangkapan, petugas menemukan alat isap sabu di sekitar pelaku.
“Pelaku diduga juga berada dalam pengaruh narkoba saat kejadian,” pungkas Fantry.







