Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyerahkan bantuan pompa air untuk mendukung aktivitas pertanian warga saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid At Taubah, Kelurahan Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Jumat (25/9/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan petani dalam mengelola lahan. Selain pompa air, Daeng Manye juga menyerahkan bingkisan sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan.
Dalam kunjungan itu, Daeng Manye didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Takalar, Parawangsa. Hadir pula mantan Ketua DPRD Takalar periode 2014–2019 Muh. Jabir Bonto dan Kepala UPT SDN Bontorita Imran.
Safari Jumat tersebut dimanfaatkan Bupati untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mendengar kebutuhan warga. Daeng Manye mengatakan dirinya rutin mengunjungi masjid di desa dan kampung untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Setiap Jumat saya berkeliling ke masjid-masjid di desa dan kampung untuk mendengar langsung kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Di hadapan jamaah, Daeng Manye juga menjelaskan tantangan keuangan yang dihadapi pemerintah daerah. Transfer keuangan dari pemerintah pusat ke Kabupaten Takalar disebut mengalami pemotongan sekitar Rp 160 miliar pada tahun ini.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjalankan pembangunan di Takalar yang memiliki penduduk sekitar 330 ribu jiwa. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan wilayah kepulauan dengan pengelolaan anggaran yang lebih cermat.
Daeng Manye turut mengingatkan pentingnya peran masjid sebagai ruang mempererat persatuan dan silaturahmi masyarakat, selain sebagai tempat beribadah. Ia menilai kehadiran pemerintah di tengah warga merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mendengarkan kebutuhan masyarakat.
Melalui Safari Jumat, Pemkab Takalar berharap komunikasi dengan masyarakat terus terjaga sehingga aspirasi warga dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan dan program pembangunan daerah.







